Disiplin Pangkal Tanggung Jawab - Amanat Pembina Upacara
Teks pidato ini merupakan amanat pembina upacara bertema kedisiplinan, Anda bisa menyampaikan nya dalam pelaksanaan upacara bendera hari senin di SD.
Berikut ini teks pidato nya.
Assalamu alaikum wr. wb.
Bapak/Ibu kepala sekolah yang saya hormati.
Bapak/Ibu guru beserta staf TU yang saya hormati.
Anak-anakku sekalian yang bapak sayangi.
Di hari senin yang cerah ini, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah yang Maha Kuasa. Atas kuasa-Nya, kita masih diberi kesempatan untuk hidup dan melakukan kewajiban kita.
Salawat beserta salam semoga tetap dilimpahkan kepada Nabi besar Muhammad SAW. Tak lupa juga kepada keluarganya, sahabatnya dan para pengikutnya (termasuk kita) yang senantiasa taat pada risalah yang diajarkannya. Aamiin
Dalam amanat kali ini, bapak akan membahas tentang kedisiplinan.
Disiplin adalah pangkal tanggung jawab.
Mengapa demikian? Karena disiplin merupakan suatu sikap yang dapat mencerminkan tanggung-jawab seseorang.
Misalnya:
Tata tertib sekolah dibuat untuk mengatur segala perilaku semua warga sekolah, termasuk guru dan siswa. Ketika kita melaksanakan atau mematuhi tata tertib tersebut, maka secara tidak langsung kita sudah melaksanakan tanggungjawab sebagai warga sekolah yang terikat dengan tata tertib itu.
Contoh lain:
Ketika aturan sekolah menyuruh siswa dan guru masuk pada pukul 7.00 WIB, maka datangnya siswa dan guru ke sekolah kurang dari pukul 7.00 WIB, agar tidak terlambat, itu juga sudah termasuk bentuk tanggung jawab atau disiplin terhadap waktu.
Anak-anakku sekalian yang bapak cintai...
Disiplin itu memang mudah apabila diucapkan. Akan tetapi, cukup sulit jika dilaksanakan, terutama jika kita belum bisa membiasakan diri. Oleh sebab itu, ketika kita ingin berubah menjadi orang yang disiplin, maka ada hal-hal yang perlu kita ubah.
Misalnya: jika kebiasaan sehari-hari kita suka terlambat masuk kelas, maka ke depannya kita harus mencoba lebih pagi datang ke sekolah. Jika tadinya sebelum berangkat ke sekolah kita bersiap-siap pukul 6.30 WIB, maka ke depannya kita bisa bersiap-siap dari pukul 6.00 WIB. Dengan demikian, mungkin kita tidak akan terlambat.
Itu adalah hal-hal kecil yang dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari jika ingin berubah menjadi orang yang disiplin.
Dan perlu kita ketahui, disiplin itu juga dapat menjadi modal seseorang untuk meraih sukses. Ketika kita mampu hidup disiplin, maka kita akan menjadi orang yang bertanggung jawab dan konsisten. Dan dua sikap itu dimiliki oleh semua orang yang sukses.
Maukah kita jadi orang yang sukses?
Jika mau, mulai dari sekarang, cobalah untuk disiplin terhadap berbagai hal dimana pun dan kapanpun.
Semoga amanat yang disampaikan dapat menyentuh hati kita semua, sehingga ke depannya kedisiplinan kita lebih meningkat. Aamiin
Berikut ini teks pidato nya.
Assalamu alaikum wr. wb.
Bapak/Ibu kepala sekolah yang saya hormati.
Bapak/Ibu guru beserta staf TU yang saya hormati.
Anak-anakku sekalian yang bapak sayangi.
Di hari senin yang cerah ini, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah yang Maha Kuasa. Atas kuasa-Nya, kita masih diberi kesempatan untuk hidup dan melakukan kewajiban kita.
Salawat beserta salam semoga tetap dilimpahkan kepada Nabi besar Muhammad SAW. Tak lupa juga kepada keluarganya, sahabatnya dan para pengikutnya (termasuk kita) yang senantiasa taat pada risalah yang diajarkannya. Aamiin
Dalam amanat kali ini, bapak akan membahas tentang kedisiplinan.
Disiplin adalah pangkal tanggung jawab.
Mengapa demikian? Karena disiplin merupakan suatu sikap yang dapat mencerminkan tanggung-jawab seseorang.
Misalnya:
Tata tertib sekolah dibuat untuk mengatur segala perilaku semua warga sekolah, termasuk guru dan siswa. Ketika kita melaksanakan atau mematuhi tata tertib tersebut, maka secara tidak langsung kita sudah melaksanakan tanggungjawab sebagai warga sekolah yang terikat dengan tata tertib itu.
Contoh lain:
Ketika aturan sekolah menyuruh siswa dan guru masuk pada pukul 7.00 WIB, maka datangnya siswa dan guru ke sekolah kurang dari pukul 7.00 WIB, agar tidak terlambat, itu juga sudah termasuk bentuk tanggung jawab atau disiplin terhadap waktu.
Anak-anakku sekalian yang bapak cintai...
Disiplin itu memang mudah apabila diucapkan. Akan tetapi, cukup sulit jika dilaksanakan, terutama jika kita belum bisa membiasakan diri. Oleh sebab itu, ketika kita ingin berubah menjadi orang yang disiplin, maka ada hal-hal yang perlu kita ubah.
Misalnya: jika kebiasaan sehari-hari kita suka terlambat masuk kelas, maka ke depannya kita harus mencoba lebih pagi datang ke sekolah. Jika tadinya sebelum berangkat ke sekolah kita bersiap-siap pukul 6.30 WIB, maka ke depannya kita bisa bersiap-siap dari pukul 6.00 WIB. Dengan demikian, mungkin kita tidak akan terlambat.
Itu adalah hal-hal kecil yang dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari jika ingin berubah menjadi orang yang disiplin.
Dan perlu kita ketahui, disiplin itu juga dapat menjadi modal seseorang untuk meraih sukses. Ketika kita mampu hidup disiplin, maka kita akan menjadi orang yang bertanggung jawab dan konsisten. Dan dua sikap itu dimiliki oleh semua orang yang sukses.
Maukah kita jadi orang yang sukses?
Jika mau, mulai dari sekarang, cobalah untuk disiplin terhadap berbagai hal dimana pun dan kapanpun.
Semoga amanat yang disampaikan dapat menyentuh hati kita semua, sehingga ke depannya kedisiplinan kita lebih meningkat. Aamiin

0 Response to "Disiplin Pangkal Tanggung Jawab - Amanat Pembina Upacara"
Post a Comment